警報器
防走失背包
追奶
貼紙書
親子餐廳
親子共讀
積木
產後瘦身
教養
拼圖
戒夜奶
副食品

Cegah Alergi Anak Sedari Bayi

Tidakadaorangtuayanginginanaknyamengidapalergi.TapitahukahAndabahwaalergianakbisadicegah?Ya,alergime

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya mengidap alergi. Tapi tahukah Anda bahwa alergi anak bisa dicegah? Ya, alergi merupakan penyakit yang disebabkan tubuh bereaksi berlebihan terhadap sesuatu zat, baik yang berasal dari makanan maupun yang berasal dari lingkungan. Terjadinya alergi juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan atau yang didapat setelah lahir. Pencegahan dini alergi bisa dimulai saat anak masih bayi atau saat dalam kandungan. Ibu yang memunyai riwayat alergi (asma, eksim, pilek, gatal-gatal dan sebagainya) diwajibkan diet dan menghindari makanan yang mengandung banyak zat alergen (zat penyebab alergi), seperti telur, makanan laut, kacang-kacangan, dan lainnya. Ibu juga tidak boleh merokok dan diusahakan hidup di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara. Berikut ini kami berikan beberapa cara untuk mencegah alergi. 1. Berikan ASI Pemberian ASI eksklusif 6 bulan dapat mengurangi risiko penyakit alergi. Tapi ibu menyusui harus melakukan diet dan menghindari zat alergen dari makanan maupun lingkungan. Sebab, alergen yang ada dalam darah ibu dapat masuk ke tubuh bayi melalui ASI. 2. Penundaan makanan padat Fungsi usus bayi yang belum sempurna mengakibatkan kesulitan untuk mencerna dan membedakan berbagai macam zat alergen yang terdapat dalam makanan. Disarankan untuk memberikan makanan padat setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan. 3. Hindari makanan alergenik tinggi Pemberian makanan padat harus dimulai sedikit demi sedikit. Penambahan jenis makanan sebaiknya dilakukan dalam jarak satu bulan. Tetap hindari makanan dengan kadar alergen tinggi. Setelah usia satu tahun, jenis makanan bayi dapat ditambahkan sedikit demi sedikit sambil melihat reaksi yang terjadi. Penambahan jenis makanan tersebut dimulai dari makanan yang kadar alergennya paling rendah seperti susu sapi, gandum, kacang-kacangan. Jika tidak ada reaksi dapat ditingkatkan dengan memberikan telur dan seafood. 4. Hindari alergen dari udara Zat Alergen non makanan yang menjadi penyebab utama alergi adalah debu rumah. Hindari dan bersihkan kamar tidur dan tempat bermain dari debu. Bersihkan secara teratur sehari 2 kali.  Anak juga harus tidur di atas kasur busa bukan kasur kapuk.   5. Hidup di lingkungan bersih Usahakan anak terbebas dari polusi udara. Tidak boleh ada orang yang merokok di dalam rumah. Binatang peliharaan berbulu (ayam, burung, kucing) sebaiknya tidak ada dalam rumah. Di kamar dan tempat bermain anak disarankan tidak disemprot obat nyamuk.   6. Suplemen makanan Berikan anak makanan yang banyak mengandung antioksidan. Buah-buahan berwarna kuning seperti jeruk, dan labu sangat cocok bagi anak. Anak Juga bisa diberikan makanan atau susu formula yang sudah diperkaya dengan suplemen khusus anak. Bila bayi terpaksa harus minum susu sapi, usahakan minum susu sapi yang hipoalergenik (alergen rendah).   Sumber: ParentIndonesia.com   Klik disini untuk melihat artikel lain >>  http://id.mamitalk.com