警報器
防走失背包
追奶
貼紙書
親子餐廳
親子共讀
積木
產後瘦身
教養
拼圖
戒夜奶
副食品

Deteksi Penyakit Serius Pd Bayi

Demimendapatkanpenangananyangtepat,tetaptenangadalahkunciutamasaatbayiAndamengalamisakitserius.Bayiy

Demi mendapatkan penanganan yang tepat, tetap tenang adalah kunci utama saat bayi Anda mengalami sakit serius.   Bayi yang masih belum bisa bicara dan sering menangis kerap membuat orang tuanya bingung untuk mendeteksi, apakah dia hanya sedang lapar, mengantuk, atau benar-benar sedang sakit.   Tanda utama bagi bayi sakit adalah saat dia bertingkah di luar kebiasaannya. Lengkapi diri Anda dengan pengetahuan bagaimana memberikan pertolongan pertama pada anak. Anda bisa bertanya kepada dokter mengenai langkah apa yang harus dilakukan jika bayi Anda tiba-tiba berada dalam kondisi serius sambil menunggu bantuan medis. Tempatkan nomor-nomor telepon dokter anak, rumah sakit terdekat, dan beberapa nomor penting lainnya di tempat yang mudah di ingat dan di jangkau.   Ikuti firasat Anda dan kenali gejala-gejala berikut ini yang dapat menjadi tanda adanya penyakit serius tertentu:   1. Demam sering terjadi pada anak. Namun waspadailah jika bayi Anda berusia kurang dari enam bulan dan bersuhu tubuh lebih dari 38°C. Segera antarkan ke dokter begitu demam tingginya disertai dengan gejala-gejala lain seperti batuk atau diare yang parah. Begitu juga saat suhu tubuh terasa panas, tapi tangan dan kaki terasa dingin. Waspadai pula saat bayi Anda menjadi lesu atau tidak bersuara. 2. Perubahan suasana hati. Bayi Anda menangis dengan suara yang nyaring dan terus-menerus, atau sebaliknya, menangis dengan suara lemah. 3. Daerah pusar atau penis bayi Anda tiba-tiba memerah atau berdarah. 4. Perubahan nafsu makan. Bayi Anda tidak mau menyusu atau minum selama lebih dari delapan jam. 5. Dehidrasi. Bayi tidak buang air, menangis tanpa air mata, dan air liur kering. 6. Diare. Di Indonesia, penyakit diare pada bayi berumur antara 29 hari hingga 11 bulan adalah penyebab kematian tertinggi dengan persentase sebesar 31,4%. Sedangkan 25% balita berumur 1-4 tahun meninggal karena diare yang berujung kepada kondisi dehidrasi. Bawa ke dokter jika tinja bayi terlihat encer. 7. Bayi muntah adalah hal yang biasa, tetapi Anda perlu mewaspadai jika dia muntah secara terus-menerus terutama setelah makan dan lebih dari 12 jam. 8. Sembelit yang berlangsung terus-menerus pada bayi perlu diperiksakan kepada dokter. 9. Salah satu atau kedua mata bayi berwarna merah atau mengeluarkan cairan. 10. Gangguan telinga yang ditandai dengan gejala bayi tidak merespons kepada suara. 11. Bayi mengalami kejang-kejang. 12. Leher bayi terlihat tegang. 13. Pucat dan timbul bintik-bintik pada kulit. 14. Bayi hanya berbaring lemah dan tidak merespons. 15. Sulit bernapas, mendengus saat bernapas, napas memburu. 16. Ruam berwarna ungu-merah di seluruh tubuh yang dapat menjadi gejala meningitis.   Langkah apa yang harus di lakukan? Haruskah anda membawa si kecil ke Instalasi Gawat Darurat (IGD)?   Anda mungkin kesulitan dalam menentukan kapan harus membawa si kecil ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Berikut ini adalah beberapa situasi yang dapat menjadi panduan Anda mengambil keputusan. Hubungi ambulans atau segera antarkan bayi Anda ke IGD jika dia:   1. Kehilangan kesadaran. 2. Kesulitan bernapas atau bahkan berhenti bernapas. 3. Menelan benda atau makanan berbahaya seperti obat tablet. 4. Bagian perutnya terasa keras sebagai kemungkinan kram. 5. Mengalami kejang-kejang. 6. Bibir berubah warna menjadi biru, ungu, atau kelabu. 7. Mengalami luka di kepala. 8. Mengalami pendarahan yang sulit dihentikan. 9. Luka pada kaki atau lengan, sehingga tidak bisa digerakkan. 10. Bagian tubuh terbakar.   Sumber: alodokter.com   Klik Disini untuk melihat artikel lain >>  http://id.mamitalk.com